WELCOME TO MY BLOG

Selamat datang ke blog saya like and share dan jangan lupa untuk follownya

PESAN DARI PEMILIK BLOG

PESAN,SARAN,DAN KOMENTAR SANGAT DIBUTUHKAN UNTUK TERUS MEMBANGUN BLOG INI UNTUK DI POSISIKAN DI INTERNASIONAL

MAU PASANG IKLAN DISINI....

lokasi strategis dan bagus untuk berinvestasi, jangan sampai salah pilih.. #untuk info lebih lanjut klik laman untuk pasang iklan

MAU PASANG DI SINI JUGA

mari pasang untuk investasi jangka panjang dan ramaikan blog #untuk info lebih lanjut klik laman untuk pasang iklan

PASANG SEPERTI INI???

#untuk info lebih lanjut klik laman untuk pasang iklan

Tampilkan postingan dengan label ANDROID. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ANDROID. Tampilkan semua postingan

Cara Mengatasi HP Android yang Lemot





Dari segi performa, Hp Android atau ponsel-ponsel pintar lainnya memang lebih unggul ketimbang ponsel biasa. Namun tetap saja, Hp lemot, lambat atau bahkan hang. Terutama pada Hp Android yang memiliki spek rendah, kejadian seperti ini aAndroid juga bisa menggalami kejadian seperti kan rawan sekali terjadi.
  
 Berikut ini saya berikan beberapa tips cara mengatasi Hp Android yang lemot atau lambat agar Hp Android  Sobat tetap stabil dan tetap berada pada performa terbaik.

Caranya adalah :
  1. Hapus Aplikasi Yang Tidak terlalu dibutuhkan.
  2. Clear Cache Di Memorymu
  3. Jangan Menginstal Game HD jika Hp Androidmu tak mampu 
  4. Pindahkan Aplikasi Androidmu ke External Memory atau Instal Aplikasi di Memori External
  5. Jangan Gunakan Live Wallpaper
  6. Jangan Menjalankan Terlalu Banyak Aplikasi Dalam Waktu Bersamaan
  7. Jalankan Aplikasi Secara Bergantian

cara root dan unroot HP dan Tablet android

Salam blogger sekalian, Hari ini saya memberikan sedikit berbagi bgimana cara root dan unroot android baik itu android 2.2 (froyo) atau android 2.3 (gingerbread).Tapi sebelumnya saya ingin menjelaskan apa itu root dan unroot?

Apa itu root dan unroot android??
Sama halnya sistem operasi linux, root dalam android adalah peberian hak akses penuh kepada pengguna android untuk memasuki sistem android, sehingga dengan menggunakan akses root pengguna android dapat menambah, mengurangi, memodifikasi, file-file yang berada dalam sistem android.

Istilah di windows,root adalah pemberian hak administrator kepada penggunannya. Kalau dimisalkan android itu adalah sebuah rumah maka tanpa hak akses root kita hanya boleh masuk sampai ruang tamu dan ruang tengah saja, tapi degan hak akses root kita diperbolehkan untuk memasuki rumah tersebut seluruhnya mulai dari kamar tidur, WC, kamar mandi, kamar pembantu, dan kamar kamar lain dan juga kita bisa menggunakan semua fasilitas yang ada di rumah tersebut,hebat kan...

Nah kalau unroot itu adalah kebalikannya dari root yaitu pengembalian hak akses penuh pengguna android menjadi hak akses standar sehingga pengguna tidak bisa lagi masuk ke dalam sistem android secara keseluruhan.Istilah kalau di windows adalah kembali menjadi pengguna guest atau standar user.

Dan untuk lebih jelasnya mengenai apa itu root dan unroot serta kelebihan dan kekurangannya bisa dilihat disini.


Cara root android 2.3 (Gingerbread)


  • Download aplikasi SuperOneClick disini, extrak file zipnya kedlam satu folder
  • Nyalakan Hp android anda.
  • Aktifkan fitur USB Debbuging di HP anda pada setting > Application > Development > Centang USB Debbuging.


  • Colokkan HP android anda ke komputer mengunakan kabel data.
  • Buka aplikasi SuperOneClick dengan mengklik 2x pada file SuperOneClick.exe



  • Pilih GingerBread pada setting mode Exploidnya




  • Klik tombol root, kemudian tunggu prosesnya sampai selesai.
  • Restart HP anda.
  • Untuk mengecek berhasil atau tidaknya proses rooting bisa dengan cara apakah aplikasi superuser sudah terinstall di HP anda atau dengan cara menjalankan aplikasi yang memerlukan akses root seperti Titanium Backup (bisa di download di market).
  • Selesai.




Cara root android 2.2 (Froyo)

  • Sama seperti langkah nge-root diatas akan tetapi pada metode exploitnya menggunakan metode psneuter
 


Cara unroot android

  • Nyalakan HP android anda.
  • Aktifkan fitur USB Debbuging di HP anda pada setting > Application > Development > Centang USB Debbuging.




  • Colokkan HP android anda ke komputer dengan menggunakan kabel data.
  • Buka aplikasi SuperOneClick dengan mengklik 2x pada file SuperOneClick.exe






  • Pilih auto saja pada setting exploitnya
  • klik tombol Unroot, kemudian tunggu sampai prosesnya selesai.
  • Restart HP untuk mengecek berhasil atau tidaknya proses unrooting dengan cara menjalankan aplikasi yang memerlukan akses root seperti Titanium Backup. Apabila aplikasi tersebut gagal dijalankan berarti proses unroot telah berhasil
  • Selesai




Aplikasi SuperOneClick mendukung perangkat yang disebutkan dibawah ini :

NB :Lakukan langkah langkah diatas dengan hati hati, penulis tidak bertanggung jawab atas kerusakan apapun pada HP anda.



Salam Blogger

Mengatasi Penuhnya Memory Internal (Internal Storage) pada SmartPhone Android.

Mungkin Anda yang sedang membaca artikel ini, kebetulan sedang mengalami masalah yang pernah saya alami, atau mungkin sengaja mencari solusi karena Anda pernah mendengar keluhan dari teman tentang penuhnya memory internal telpon yang berbasis OS Android.
 Apapun itu, pasti Anda sangat kesal dengan munculnya notifikasi “Internal Phone Stograge is Getting Low”, yang kemudian disusul dengan munculnya notifikasi“Text message memory full (incoming message rejected due to full memory. Please delete old messages…)” pertanda bahwa pesan masuk ditolak karena disebabkan oleh memory internal telpon telah penuh, dan meminta Anda untuk menghapus pesan yang lama.

 Selain ditolaknya pesan yang baru masuk, penuhnya memory internal juga dapat mengakibatkan lambatnya kinerja Handphone, serta tidak mampu melakukan instalasi aplikasi baru dimana aplikasi tersebut secara defaultnya rata-rata terinstall dalam memory internal. Kecuali aplikasi yang akan diinstal secara defaultnya terinstall di SDCARD, tentu Anda masih bisa melakukan instalasi aplikasi. Masalah ini, pernah saya alami di Handphone saya dengan tipe Samsung Galaxy Mini GT-S5570. Memang space memory internal Handphone ini cukup pas-pasan, yaitu hanya sebesar 181 MB.

\Setelah mencari-cari di mbahnya Android (Google), juga mengobok-obok (kayak apa aja bahasanya. ) aplikasi pembantu di Android Market, akhirnya saya menemukan beberapa alternatif pemecahan masalanya. Beberapa metode penanganannya adalah sebagai berikut:

 1. Mempartisi SDCARD untuk disumbangkan sebagian ke dalam memory internal. Untuk langkahnya-langkahnya, silahkan Anda cari sendiri. Sekarang sudah banyak yang membahas ini, meskipun agak rumit. Cara partisinya sendiri, ada yang lewat ADB (gampangnya command prompt lah) ada juga yang berbasis GUI (Graphic User Interface) dengan bantuan aplikasi. Analoginya adalah penyisihan sebagian memory external (biasanya 1 GB) untuk ditambahkan ke memory inernal. 1 GB tersebut, adalah total keseluruhan setelah ditambah memory internal sebelumnya. Loh kok Cuma 1GB ya mas bro? :-/ Karena, yang akan terbaca oleh AP2SD (aplikasi untuk memindahkan beberapa aplikasi dari memory internal ke memory external) rata-rata hanya 1GB. Jadi, space memory internal Anda sekarang sudah bertambah. Horeee.. (\:D/). Selanjutnya Anda dapat insall AP2SD. Fungsinya untuk memindahkan sebagian aplikasi-aplikasi yang ada di memory internal ke memory external. Tapi, hanya beberapa aplikasi saja yang suport dipindahkan ke memory external.

 2. Install aplikasi Move2SD Enabler.
 Cara yang kedua ini, saya anggap cara yang paling mudah. Aplikasinya bisa Anda dapatkan di Android Market, gratis kok. Tapi ada syaratnya, yaitu Handphone Anda harus sudah di-root. Kalau belum di-root gimana ni? Waduh mohon maaf mas bro, mba bro, ora iso dilakoni alias tidak bisa dilakukan. Karena Move2SD Enabler membutuhkan akses root. Kalau cara rootingnya cari sendiri ya. Hehehe. Ada yang pakai aplikasi SuperOneClick (untuk Android Foroyo 2.2), ada juga yang menggunakan Gingerbreak (untuk Android GingerBread 2.3). Cara kerja Move2SD Enabler adalah, mengizinkan sistem agar bisa memindahkan aplikasi dari memory internal ke memory external. Berikut contoh perbedaannya, sebelum dan sesudah diinstal aplikasi Move2SD Enabler.
 Untuk melihat pengaturannya, silahkan klik tombol Menu -> Settings -> Applications -> Manage Applications.

 Sebelum diinstal Move2SD Enabler, aplikasi tidak bisa dipindahkan.

 Aplikasi dapat dipindahkan ke SD Card, dengan meng-klik tombol “Move to SD card”.

Selain mampu mengizinkan aplikasi bisa dipindahkan, Move2SD Enabler juga dapat mengatur default suatu lokasi aplikasi akan terinstall, apakah secara automatis (mengikuti aturan dari bawaan aplikasi), di memory internal, atau di memory external. Nah, jika Anda punya memory external cukup besar, pilihan terbaik adalah di memory external. 2 GB juga sudah lumayan rasanya. Sehingga, begitu Anda menginstall aplikasi, maka secara automatis akan terinstall di memory external. Jadi, memory internal masih punya banyak space sehingga Android Anda bisa stetap berkinerja tinggi alias cepet.

Caranya, buka aplikasi Move2SD Enabler yang sudah Anda install, pilih External, lalu klik Apply.

   Aplikasi Move2SD Enabler

Kalau ternyata ada beberapa aplikasi yang sudah terinstall sebelumnya (bukan bawaan dari Android), sebelum install aplikasi Move2SD Enabler dan aplikasi tersebut tetap tidak bisa dipindahkan, coba Anda uninstall dulu, kemudian install kembali. Berikut contoh list aplikasi-aplikasi saya, semuanya download-an terinstall di SD Card.

 List Aplikasi pada SD Card

Tapi ada kelemahannya, ketika SD Card Anda di lepas, atau Anda mengaktifkan “Connect Storage to PC” (mengaktifkan transfer file di Handphone Anda ke komputer melalui kabel Mikro USB) maka semua aplikasi yang terinstall di SD Card tersebut tidak dapat dijalankan sampai Anda memasang kembali SD Card-nya atau menonaktifkan kembali mode trasnfer tersebut.